Hello, Puan Member

Most Popular

Puan TV

Ini Alasan Pekerjaan Rasanya Tak Selesai-Selesai


 

Puanpertiwi.com – Ketika pekerjaan seakan tak pernah selesai, banyak karyawan yang menyalahkan beban kerja yang terlalu tinggi atau atasannya terlalu menuntut. Padahal, banyak kemungkinan lain yang menjadi penyebab sesungguhnya.
Berikut sudah puanpertiwi rangkum, 7 alasan kenapa pekerjaan rasanya tidak pernah selesai,

1. Tidak fokus
Menjaga fokus dalam bekerja terkadang sulit. Terutama bila cukup banyak. Bukannya tidak mau mengerjakan, lupa adalah faktor dominan yang bikin pekerjaan ngga pernah selesai. Di sini Anda butuh organizer, setidaknya catatan to do list yang memudahkan Anda memantau daftar pekerjaan dan progress yang harus diselesaikan.

2. Menunda-nunda
Seringkali ketika berhadapan dengan beban kerja yang tinggi, kita merasa bisa menyelesaikannya dalam satu waktu. Sehingga kita cenderung menunda. Ada baiknya mulai sekarang Anda berhenti jadi terlalu optimis. Selesaikan setiap pekerjaan segera setelah  datang ke tangan Anda. Terutama yang sulit-sulit. Karena, sangat mudah bagi kita untuk menundanya. Padahal, mumpung di pagi hari, masih punya banyak energi, selesaikan dulu pekerjaan yang sulit. Ketika Anda mampu menyelesaikannya dengan benar di pagi hari, Anda akan memiliki momentum di sisa hari kerja Anda.

3. Kurang pandai multitasking
Maksud hati ingin menyelesaikan beberapa pekerjaan sekaligus, ternyata hasilnya malah berantakan. Perlu diingat bahwa tidak semua orang terbiasa bekerja multitasking. Jadi, kalau kinerja Anda malah jadi tidak optimal, maka tak perlu dipaksakan.
Cara kerja yang paling efektif untuk orang lain, belum tentu cocok untuk Anda. Ada yang bekerja harus terpaku pada timeline, ada pula yang lebih spontan. Ada yang pandai multitasking, ada pula yang lebih produktif jika melakukan satu per satu. Nah, pahami dulu ritme dan cara kerja Anda, agar pekerjaan tidak keteter.  

4. Jangan jadi perfeksionis
Better done than perfect. Seringkali kita perlu merevisi ulang berkali-kali sampai Anda bahagia sebelum menyerahkan hasil kerja Anda. Alasannya sederhana: Anda menganggap hasil kerja Anda 'kurang sempurna'. Padahal, kesempurnaan menuntut waktu. Sedangkan Anda tidak akan memiliki lebih banyak waktu. Jadi, jauh lebih baik  menyelesaikan pekerjaan daripada harus mengerjakan hingga sempurna. Anda akan lebih produktif. Pekerjaan akan lebih banyak diselesaikan.

5. Terus-menerus memberontak melawan aturan
Atasan anda terus mengubah proses kerja. Alat dan program yang lebih modern, menggantikan sistem yang telah digunakan  sekian lama.  Anda tetap menolak karena tidak menyukai perubahan. Berhentilah menolak, dan terimalah bahwa cara-cara baru dirancang untuk membuat hidup lebih mudah, bukan lebih keras. Anda hanya harus bersikap terbuka terhadapnya.

6. Anda bukan orang yang tepat untuk pekerjaan tersebut
Anda menghabiskan terlalu banyak waktu untuk belajar bagaimana melakukan pekerjaan tersebut sehingga  hanya memiliki sedikit waktu untuk melakukannya, dan  masih  saja salah. Hal ini membuat frustasi, bukan?
Akuilah bahwa pekerjaan itu tidak tepat untuk Anda. Jadi, delegasikan apa yang tidak bisa Anda lakukan, dan fokus pada apa yang anda bisa.

7. Lingkungan Kerja yang tidak kondusif
Menurut penelitian dari Princeton University Neuroscience Institute, bekerja di ruang yang tidak kondusif akan membatasi kemampuan untuk fokus dan memproses informasi. Jadi, buatlah ruang kerja yang terorganisir, sehingga Anda akan lebih fokus dan mencapai lebih banyak hal.
Reporter: Dian

Artikel Terkait

Sport & Art

Investigasi

PELAKOR MASA KINI BERANI TAMPIL

PELAKOR MASA KINI BERANI TAMPIL

Jakarta, puanpertiwi.com Jika dulu pelakor (perebut laki orang) takut dan...

BISNIS JUAL LIKE DI SOSMED BELI LIKE PUN DILAKUKAN AGAR KLIEN PUAS

BISNIS JUAL LIKE DI SOSMED BELI LIKE PUN DILAKUKAN AGAR KLIEN PUAS

Fenomena hadirnya selebgram di sosial media tak bisa ditahan lagi....

Kejahatan E-Commerse Perlu Payung Hukum UU IT

Kejahatan E-Commerse Perlu Payung Hukum UU IT

Mekanisme bisnis secara elektronik ini sudah menjadi bagian dari gaya...

True Story

KARENA PENYAKIT LANGKA, SETIAP MERASA SEDIH TUBUH GADIS KECIL INI MEMBIRU

KARENA PENYAKIT LANGKA, SETIAP MERASA SEDIH TUBUH GADIS KECIL INI MEMBIRU

Puanpertiwi.com- Gadis kecil yang tak boleh merasa sedih akibat menderita...

Dari Berat 181 Kg, Amber Kini Ramping dan Jadi Ahli Make Up

Dari Berat 181 Kg, Amber Kini Ramping dan Jadi Ahli Make Up

Puanpertiwi.com- Masalah berat badan apalagi sampai obesitas, bisa membuat kepercayaan...

WAJAH TERSIRAM AIR KERAS, PASCA OPERASI PEREMPUAN INI TAMBAH CANTIK

WAJAH TERSIRAM AIR KERAS, PASCA OPERASI PEREMPUAN INI TAMBAH CANTIK

Puanpertiwi.com- Kekerasan menggunakan air keras sangat memprihatinkan dampaknya. Pasalnya Air...

IN THE MAG

EDISI127.jpg EDISI128.jpg edisi129.jpg

Tentang Kami

Puan Pertiwi merupakan situs terlengkap aktivitas dan kebutuhan perempuan.

 

Social Media

    

Kontak

PT. MBC Pertiwi Multimedia

Jl. Bungur Besar Raya Blok B.3 No.85, Lt.4 Gunung Sahari – Kemayoran Jakarta Pusat 10610

Telp : 021-4225473, 021-4212129

Fax : 021-4225468, 021-4212129

Redaksi :

redaksi @ puanpertiwi.com 

Pemasaran :

marketing @ puanpertiwi.com

Twitter

Tentang Kami | Media Kit | Advertise With Us | Career Oportunities | Pedoman Media Siber | This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.