Puanpertiwi.com- Pulau-pulau di Indonesia  menyimpan beragam pesona, entah pesona alam maupun tradisinya. Salah satunya pulau di Taman Nasional Aketajawe-Lolobata, Maluku. Di sana terdapat Suku Tabelo atau Suku Togutil yang kehidupannya terbilang masih sangat tradisional.

Togutil sendiri berarti bodoh atau tertinggal
Suku Togutil sendiri merupakan kelompok Tayawi, dan masih ada beberapa kelompok suku yang tinggal di sekitar wilayah tersebut. Misalnya Suku Togutil Akijira yang ada di Halmahera Tengah, Suku Togutil Dodaga, Suku Tigutil Tanjung Lili di Halmahera Timur, dan Suku Togutil lainnya.

Untuk bertahan hidup Suku Togutil masih melakukannya dengan cara berburu. Meski sebagian lain sudah mulai bercocok tanam dengan memanfaatkan lahan kering.

Di antara Suku Togutil,  Togutil Tayawi yang juga masih tinggal di pedalaman, namun sudah jauh modern daripada kelompok lainnya. Bahkan Suku Togutil Tayawi mulai mau memeluk agama Kristen Protestan. Untuk pakaiannya, mayoritas  Suku Togutil hanya menggunakan celana atau rok yang terbuat dari kulit pepohonan, kecuali kelompok Tayawi.

Uniknya ciri khas yang dimiliki Suku Togutil Tayawi ialah parasnya. Yakni banyak yang memiliki paras bule. Itu karena kono  Suku Togutil berasal dari  keturunan bangsa asing seperti Portugis, India, dan Cina. Tak heran bila wajah penduduk Suku Togutil Tayawi terutama,nampak seperti blasteran.

Menurut Tokoh Adat Togutil Tayawi sebelum mengenal agama, suku ini memberi nama anggotanya, anak-anaknya dengan nama-nama pepohonan yang ada di wilayah permukimannya. Di mana setiap ibu akan melahirkan di sekitar pohon tersebut dan akan diberi nama seperti pohon sekitarnya.

Reporter: Eva

e-max.it: your social media marketing partner